Drs H. Ma’mun Amir melaksanakan Lounching PLUT KUMKM Prov Sulteng

 

PALU MRS – Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan Lounching Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) bertempat di halaman Gedung PLUT KUMKM dihadiri sejumlah pejabat  dan unsur Forkopimda lingkup Pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tengah yakni, Ketua Komisi IV DPRD Sulteng, Kepala Kantor Kementerian Agama prov Sulteng, Perwakilan Kemenkumham Prov Sulteng, Direktur Rumah Sakit Undata, Komisaris Bank Sulteng, Asisten Deputi Kementerian Koperasi, Dinas UMKM Kab/Kota prov Sulteng, Akademisi, Perwakilan BRI, BPOM, PT POS Indonesia, Pelaku UMKM, Jalan Soekarno Hatta jumat, 19/8/2022.

Gebyar UMKM  2022 sekaligus Lounching PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) KUMKM provinsi Sulawesi Tengah mengusung tema “ Penguatan SDM dalam “Mewujudkan UMKM Mandiri dan berdaya saing Go Digital”.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro , Kecil dan Menengah prov Sulteng yang juga sebagai Ketua Panitia Eda Nur Ely, SE mengatakan, Kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati Hari nasional UMKM yang ke-7 yang dirangkaikan HUT RI yang ke-77 serta penandatanganan komitmen bersama dalam mendukung program pemberdayaan dan pengembangan UMKM serta penyerahan bantuan alat pengolahan coklat. 

Sejalan dengan itu, visi RPJMD pembangunan Sulawesi Tengah tahun 2021-2026 adalah gerak cepat menuju Sulawesi Tengah lebih sejahtera yang dijabarkan kedalam 9 (sembilan) misi, diantaranya misi ke-3 yaitu mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penguatan kelembagaan dalam rangka penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. 

  Lanjut dikatakan, Untuk mendukung kegiatan UMKM, program prioritas pemerintah antara lain: peningkatan kapasitas SDM Koperasi UMKM, percepatan pertumbuhan wirausaha, akses perluasan pasar, akses pembiayaan, Re-desain Plut, digitalisasi UKM, alokasi 40 persen belanja barang jasa pemerintah untuk produk koperasi UMKM, penyediaan 30 persen tempat promosi usaha UKM pada infrastuktur pabrik. 

  Menurutnya, New Plut KUMKM muncul sebagai upaya perubahan paradigma dan orientasi pengelola new plut KUMKM yang lebih ramah terhadap para pelaku usaha dengan capaian kinerja antar lain, meningkatnya jumlah KUKM dan wirausaha yang dilayani, UKM yang mendapat perizinan, aset pemasaran termasuk di dunia digital, aset pembiayaan termasuk KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan meningkatkan omset.  Untuk mewujudkan hal tersebut maka akan dilaksanakan kerjasama dengan beberapa unsur pemerintah daerah, akademisi, BUMN, Kemenkumham, Kementerian Agama, Badan Amil Zakat Nasional Sulteng, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kesehatan Kota. 

Ketua Panitia Eda Nur Ely ,SE,  bahwa Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (  PLUT ) Koperasi Usaha Kecil Menengah di bangun oleh Kementrian Koprasi dan UMKM 2017 dalam Bentuk Hibah dan belum sempat di gunakan karna terjadi bencana di 2018 dan Tahun 2019 kita upayakan di renovasi kembali setelah ada penyerahan HIBAH dari Kementrian Keuangan dan  Kementrian Koperasi dan UMKM.

Kemudian dikatakan, PLUT UMKM bertujuan memberikan Layanan jasa Non Vinensial sebagai solusi atas permasalahan UMKM dalam rangka meningkatkan dalam produk dan daya saing UMKM melalui pendampingan 7 Konsultan dan Jaringan kerja sama.  

Sementara itu, Wakil Gubernur Drs H.Ma’mun Amir mewakili Gubernur  membuka secara langsung kegiatan gebyar UMKM  mengatakan, sebagai pemerintah Sulawesi Tengah memberikan apresiasi dan dukungan atas langkah Dinas Koperasi dan UKM untuk memberdayakan dan memajukan UMKM di Sulawesi Tengah. Upaya ini sangat sejalan dengan visi gerak cepat menuju Sulawesi Tengah yang lebih sejahtera dan lebih maju. 

Melalui gebyar UMKM dan lounching New Plut menjadi jawaban bagi pelaku usaha yang membutuhkan promosi, pendampingan dan konsultasi usaha, dapat memfasilitasi kegiatan misi dagang Sulawesi Tengah business to business serta private to private serta mencetak usahawan top nasional. 

Selanjutnya, Ma'mun berharap agar instansi terkait tetap melakukan pendampingan, memberikan dorongan/bantuan agar pelaku UMKM bisa lebih berkembang dan lebih baik.

"Saya berharap new plut dapat disosialisasikan dengan baik agar pelaku usaha mengetahui kehadiran new plut serta dapat mengakses berbagai layanan yang ada untuk memajukan usahanya". Ucap Ma'mun. 

Sebelum mengakhiri sambutannya, Wakil Gubernur menghimbau agar para pelaku UMKM dapat memanfaatkan kebijakan Gubernur terkait kerjasama dengan pihak perbankan yang mana memberikan pinjaman modal dengan bungan lebih rendah. 

Editor         : Alimuddin Halim

Catat Ulasan

0 Ulasan