Kegiatan Wisuda Di Hadiri Unsur Forkopimda, Karo Adpim Eddy Lesnusa, Anggota DPRD Prov Sulteng, Para Orang Tua Wisudawan.
Dalam Sambutan Rektor Universitas Tadulako Prof.Dr.Ir. Amar, ST.,MT.,IPU.,ASEAN Eng selaku Rektor menyampaikan pesan almamaternya “Melangkah ke Masa Depan – Peran Perguruan Tinggi dalam menghadapi Culture Shift di Era Revolusi 4.0 dan Smart Society 5.0” kepada para wisudawan
Bersiaplah untuk melangkah dan menulis kisah setiap detail kesuksesan, karena setiap orang memiliki kekuatan untuk menciptakan jejak kesuksesan yang luar biasa” tatalah masa depan, ciptakan kesempatan dan buatlah langkah perubahan yang lebih baik dan maju,” papar Prof. Amar.
Rektor Juga berpesan agar para alumni melakukan langkah perubahan yang lebih baik dan maju.
“Setiap langkah kecil yang kita ambil saat ini adalah bekal untuk melangkah lebih jauh dalam meraih impian di masa depan
Untad kembali mewisuda 1.577 mahasiswa, yang berasal dari berbagai jurusan dan tingkatan, mulai dari Program Doktor, Magister, Profesi, Sarjana dan Diploma.
Pelaksanaan rapat senat wisuda ini dibuka oleh Djayani Nurdin selaku Ketua Senat Universitas Tadulako dengan didampingi oleh Rektor Universitas Tadulako Amar serta Gubernur Rusdy Mastura dan seluruh Civitas Akademika Untad.
Dalam momentum yang berbahagia itu, Gubernur Rusdy Mastura mengucapkan selamat kepada para lulusan yang telah menyelesaikan studi di Universitas Tadulako.
“Semoga dapat memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh selama masa studi untuk membangun masa depan,” harapnya.
Gubernur juga mengungkapkan, dengan diberlakukannya UU nomor 3 tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (IKN), Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah saat ini telah menyiapkan beberapa sektor potensial untuk menjadi daerah penopang/penyanggah di Kalimantan.
Berkenaan hal tersebut, gubernur mengakui telah mengirimkan usulan Rancangan Peraturan Presiden tentang Rencana Induk Percepatan Pembangunan Ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah Berbasis Klaster Perwilayahan ke Pemerintah Pusat.
Usulan bertujuan untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Sulawesi Tengah, Negeri Seribu Megalit.
Berdasarkan pendapatnya, Sulawesi Tengah merupakan daerah yang unik dan sangat kaya, mengingat daerah ini terdapat 8 jenis tambang, termasuk nikel. Namun hal itu, belum sepenuhnya memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan pembangunan daerah.
Untuk itu, dalam rangka meningkatkan fiskal daerah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan menggandeng Universitas Tadulako untuk menghitung Dana Bagi Hasil (DBH) di sektor industri agar dilaporkan kepada Presiden RI melalui Kementerian Keuangan.
“Mari kita bersama-sama membangun Sulawesi Tengah,” pungkasnya mengajak.
Sumber : Biro Administrasi Pimpinan



0 Komentar